Jika pasangan tidak bisa hamil berarti ada masalah di salah satu atau kedua pasangan tersebut.
Namun bila istri benar-benar sehat dengan organ reproduksinya, maka berarti suami yang bermasalah dengan orga reproduksinya.
Untuk memastikannya, suami harus menjalani pemeriksaan secara komprehensif dengan dokter agar diketahui apa permasalahannya.
Meski demikian, tidak ada salahnya jika anda mengetahui faktor apa saja yang beresiko kemandulan pada pria.
Berikut penjelasannya seperti yang di lansir pada Medis Magic
- Usia
Kesuburan seseorang menurun secara bertahap seiring dengan bertambahnya usia, terutama setelah pertengahan usia 30-an. Kesuburan seorang pria sangat berpengaruh faktor usianya karena kualitas spermanya akan menurun pula saat bertambah semakin tua. Laki-laki diatas 40 tahun kurang subur dibandingkan laki-laki di bawah usia 40 tahun.
- Peminum Minuman Keras (Miras)
Penggunaan alkohol berat secara signifikan dapat menurunkan motilitas lelaki dan jumlah sperma.
- Perokok Aktif
Merokok secara signifikan dapat menurunkan jumlah sperma dan menurunkan kualitas spermanya. Tak hanya itu, merokok juga meningkatkan resiko lelaki mengalami difungsi ereksi.
- Berat Badan
Jumlah sperma dapat dipengaruhi oleh bobot tubuh yang terlalu berat. Masalah kesuburan juga lebih umum jika orang tersebut mau hidup aktif dan mengikuti diet kalori.
- Penyalahgunaan Obat
Ini merupakan faktor resiko umum yang meningkatkan faktor infertilitas pada lelaki. Penyalahgunaan obat mengurangi kualitas sperma anda sehingga mengarah ke infertilitas.
- Terapi Radiasi
Terapi radiasi seperti kemoterapi kanker diketahui mempengaruhi beberapa sistem dalam tubuh, termasuk sistem reproduksi lelaki. Terapi ini memang secara langsung mempengaruhi jumlah dan kualitas sperma sehingga tak heran bila lelaki mengalami kemandulan.
Semoga Bermanfaat.....
.jpg)
No comments:
Post a Comment